Apa Saja Manfaat Panel Surya Serta Bagaimana Aturan Perizinannya?

Apa Saja Manfaat Panel Surya Serta Bagaimana Aturan Perizinannya?

Lima tahun lalu, terhadap 22 April 2016, pemerintah Indonesia di tandatangani perjanjian internasional dalam hal pergantian iklim. Perjanjian selanjutnya bertajuk Paris Agreement to the United Nations Framework Convention on Climate Change. Salah satu poin di perjanjian selanjutnya adalah usaha untuk tingkatkan energi terbarukan yang digenjot partisipasinya berasal dari masyarakat lokal. Di antara cara untuk manfaatkan energi terbarukan itu adalah bersama dengan manfaatkan panel surya. Selain menghemat listrik berbayar, panel surya juga bisa mengurangi emisi gas tempat tinggal kaca penyebab kerusakan iklim.

Lima tahun lalu, terhadap 22 April 2016, pemerintah Indonesia di tandatangani perjanjian internasional dalam hal pergantian iklim. Perjanjian selanjutnya bertajuk Paris Agreement to the United Nations Framework Convention on Climate Change. Salah satu poin di perjanjian selanjutnya adalah usaha untuk tingkatkan energi terbarukan yang digenjot partisipasinya berasal dari masyarakat lokal. Di antara cara untuk manfaatkan energi terbarukan itu adalah bersama dengan manfaatkan panel surya. Selain menghemat listrik berbayar, panel surya juga bisa mengurangi emisi gas tempat tinggal kaca penyebab kerusakan iklim.

Sesuai bersama dengan Permen No. 49 Th. 2018, pemerintah mendorong pemasangan panel surya bagi pelanggan PLN, baik berasal dari sektor tempat tinggal tangga, bisnis, sosial, maupun industri. Hal ini sebab minimnya pemakaian sumber energi listrik alternatif yang ramah lingkungan. Potensi energi terbarukan ini terlalu besar sebab pemakaian energi surya di Indonesia baru raih 0,05%, dilansir berasal dari laman ESDM. Manfaat Panel Surya Terdapat banyak faedah terkecuali menempatkan panel surya sebagai pembangkit listrik alternatif Baterai solar cell .

Dalam buku Panduan Perencanaan dan Pemanfaatan PLTS Atap di Indonesia (2020), tercantum setidaknya tiga faedah yang bisa diraih terkecuali manfaatkan panel surya. 1. Hemat Listrik Memasang panel surya artinya punyai sumber energi listrik tidak cuman listrik PLN. Karena keperluan listrik dipenuhi oleh dua sumber, panel surya bisa mendukung mengurangi tagihan listrik bulanan berasal dari PLN. Lazimnya, penghitungan pemotongan biaya itu sesuai bersama dengan jumlah watt listrik yang dihasilkan panel surya. Pemotongan itu maksimal 65% berasal dari total energi yang dihasilkan panel surya. Dalam 1 watt listrik berasal dari energi panel surya, pemotongan biaya PLN bakal dikurangi maksimal 0,65 watt untuk bulan selanjutnya.

2. Pemanfaatan Energi Terbarukan Pemasangan panel surya berkontribusi dalam pemakaian dan pengelolaan energi terbarukan yang tidak bakal dulu habis. Sumber energi energi fosil, layaknya minyak bumi Indonesia, diperkirakan bakal habis terhadap 2030, maka beralih ke energi modern menjadi cara strategis untuk ketahanan energi Indonesia. Selain itu, Indonesia tergolong wilayah tropis sehingga paparan sinar matahari gampang dijangkau dan merupakan sumber energi yang terlalu besar. 3. Ramah Lingkungan Memasang panel surya berkontribusi terhadap pelestarian iklim dan melawan pemanasan global. Sebab, panel surya bisa mengurangi emisi gas tempat tinggal kaca dan ramah lingkungan. Izin Pemasangan Panel Surya Izin pemasangan panel surya diatur dalam Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 12 Th. 2019 dan Peraturan Menteri ESDM No. 13 Th. 2019.

Dalam peraturan tersebut, dinyatakan bahwa masyarakat yang berniat memasangan panel surya bersama dengan kapasitas di bawah 500 kilovolt ampere (kVA) tidak harus mengurus izin pemasangan dan pemakaian panel surya. Izin baru harus diurus terkecuali panel surya yang digunakan lebih berasal dari 500 kVA. Caranya, izin permohonan diajukan ke General Manager Unit Induk Wilayah/Distribusi PT PLN setempat. Selanjutnya, terdapat kriteria administrasi yang harus dipenuhi. Sebagai misal, bagi pelanggan listrik prabayar, maka harus mengajukan pergantian mekanisme pembayaran tenaga listrik menjadi pascabayar.

Mekanisme perizinan pemasangan panel surya dirinci bersama dengan penjelasan selanjutnya ini: Usaha penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan sendiri bersama dengan total kapasitas hingga bersama dengan 500 kVA dalam satu proses instalasi tenaga listrik tidak diperlukan izin operasi dan dinyatakan udah memenuhi kewajiban Sertifikasi Laik Operasi (SLO). Jika menghendaki laksanakan usaha penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan sendiri, maka pelanggan harus memberikan laporan sebanyak satu kali kepada Menteri ESDM lewat direktur jenderal atau gubernur cocok bersama dengan kewenangannya. Laporan kepada menteri, direktur jenderal, dan gubernur ditunaikan dalam rangka pendataan kapasitas terpasang pembangkit tenaga listrik untuk kepentingan sendiri. Usaha penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan sendiri bersama dengan total kapasitas lebih berasal dari 500 kVA dalam satu proses instalasi tenaga listrik harus meraih izin operasi serta Sertifikat Laik Operasi (SLO).

SLO diterbitkan Lembaga Inspeksi Teknis (LIT). SLO itu bakal dipublikasikan terhadap laman Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, dan PT PLN. Izin operasi diberikan oleh Menteri ESDM atau gubernur cocok bersama dengan kewenangannya. Penerbitan izin operasi ditunaikan lewat proses layanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik di bidang ketenagalistrikan. Ketentuan harus mengantongi SLO sehabis di awalnya memenuhi kriteria layaknya kepemilikan hasil uji pabrikan, sertifikat produk, atau dokumen standar keselamatan produk yang setara.

Leave a Comment